Saat Pelantikan MWC NU Daun, K. Zubaidi Humaili Bagikan Amalan Agar Selamat Dari Sakaratulmaut

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Daun yang baru terpilih pada 22 Oktober 2020 lalu melalui konferensi, kini gelar pelantikan kepengurusan yang baru masa khidmat 2020-2025 oleh ketua PCNU Bawean yang diselenggarakan di halaman MINU 05 Alasmakmur, 11/11/2020. Selain itu, acara tersebut bersamaan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri oleh ratusan warga sekitar dan tak terkecuali para pengurus yang akan dilantik serta pengurus demisioner, yang dijaga ketat oleh puluhan anggota Banser PC GP Ansor Bawean. Adapun rangkaian acara yaitu meliuti Dibaiyah oleh siswi Minu 05 Alasmakmur dan penampilan seni dari group al banjari sebagai Pra acara, Kemudia dilanjut dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, shalawat Nabi serta asyrakal, Sambutan-sambutan, mawaidul hasanah dan ditutup dengan do'a. K. Muhammad Fauzi selaku ketua tanfidziyah PCNU Bawean dalam sambutannya, Mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik, secara pribadi dan sebagai pengurus cabang sangat optimis kepada kepengurusan yang baru dilantik, karena dilihat dari personalianya memiliki kapasitas dan kapabilitas yg memadai untuk mengurusi MWC NU Daun kedepan, tuturnya. "Kiai Ahmad Shodiq selaku Rais MWC NU Daun adalah merupakan figur yg sudah tidak asing lagi namanya dikalangan masyarakat, dengan pandainya membuat jog/humor menjadi ciri khas tersendiri bagi Kiai Shodiq dan itu merupakan ciri khas NU, banyak candaannya namun serius. Kiai Shodiq juga pernah memimpin sebagai Dewan Syuroh PKB kecamatan Sangkapura dengan periode yg cukup lama dan itu berhasil", tambah K. Fauzi. Sementara menurut K. Fauzi, KH. Nashiruddin selaku ketua Tanfidziyah MWC NU Daun merupakan sosok seorang qori' yg saat ini juga menjabat sebagai ketua Jam'iyatul Qurra' PCNU Bawean yang tidak diragukan lagi secara kapasitasnya. Dimana periode sebelumnya yaitu masanya Kiai Fathani dan Kiai Hisyam yang merupakan masa pembabatan, dan untuk periode saat ini sudah saatnya Take Of (Terbang), paparnya. Organisasi yang sehat itu adalah organisasi yang bermanfaat disamping kepada pengurusnya sendiri juga kepada warganya serta kepada ummat secara keseluruhan. NU itu tidak hanya bergulat dalam bidang keagamaan, akan tetapi juga di bidang ekonomi atau kesejahteraan masyarakat, kesehatan, bantuan hukum dsb, tegasnya. Sementara, K. Zubaidi Humaili selaku Rais Syuriyah PCNU Bawean diakhir ceramahnya membagikan sebuah amalan, yang faidahnya agar pada saat menjelang kematian atau "Sakaratulmaut" didatangi oleh Rasulullah SAW bahkan dituntunnya untuk membacakan kalimat syahadat. Berikut bacaan amalan tersebut: الللهم صل وسلم عل سيد نا محمد ن انبي الاامي الحبيب العال القدر, العظيم الجاه, وعل اله وصحبه اجمعين. "Allahumma shalli wasallim ala sayyidina muhammadinin nabiyyil ummiyyi al habibil alil qadri al adzimi jahi waala alihi wasahbihi ajmain". (Dibaca setiap malam jum'at) Yang ke-2, faidahnya untuk menjaga ilmu yang di diri kita agar tetap tetap menjadi ilmu yang bermanfaat. اللهم صل وسلم وبارك عل سيد نا محمد, وعل اله وصحبه, كما لانها ية لكما لك وعددكما له. "Allahumma shalli wasallim wabarik ala sayyidina muhammadin waala alihi wasahbihi kamala nihayata likamalika waadadi kamalihi". (Dibaca sebanyak 70× setiap malam jumat). Amalan ini ditulis langsung oleh K. Fuat Hasyim Cirebon kepada K. Zubaidi yang disuruh amalkan dan disebarkan Sebanyak-banyaknya, tandasnya.

Published by : Aminuddin