Pertama Kali PC Fatayat NU Bawean Lakukan TURBA

Pertama kali pimpinan cabang (PC) Fatayat NU Bawean lakukan TURBA (Ikhtiar tertib adminstrasi menuju organisasi professional di era millennial), yang dilaksanakan di Ranting Kebuntelukdalam Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Daun, Ahad, 21 Maret 2021. Kegiatan ini merupakan agenda PC Fatayat NU Bawean yang sempat tertunda karena adanya pandemi Covid-19 sejak awal 2019 lalu. Tidak hanya sosialisasi program Fatayat, kegiatan Turba ini juga bertujuan untuk memantau perkembangan perjalanan organisasi Fatayat ditingkat bawah. Juga sebagai ajang ngaji PD/PRT Fatayat, disadari atau tidak masih banyak sahabat-sahabat utamanya ditingkat bawah belum memahami aturan organisasi secara benar. Selain itu, acara TURBA ini juga dikemas dengan Pelatihan Administrasi Fatayat sebagai ikhtiar PC Fatayat NU Bawean dalam menertibkan administrasi Fatayat mulai tingkat bawah. Belajar dari program ASIFA beberapa bulan lalu yang diselenggarakan oleh PW Fatayat NU Jawa Timur, bahwa penataan administrasi itu sangat penting dan hal itu sudah perlu dilakukan dari tingkat organisasi yang paling bawah yaitu Pimpinan Ranting. Kegiatan TURBA ini akan dilaksanakan di setiap Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU se Bawean dan dihadiri oleh Pimpinan Rating se wilayahnya yang dimulai sejak tanggal 21 Maret hingga 4 April mendatang sebagaimana yang telah dijadwalkan oleh Bidang Pengembangan Organisasi, Pendidikan dan Pengkaderan PC Fatayat NU Bawean. Sebagai pemateri pada acara ini yaitu Sahabat-sahabat dari Pimpinan Cabang sendiri yang meliputi seluruh pengurus bidang secara keterwakilan. Dengan terlaksananya TURBA dan Pelatihan Adminstrasi ini diharapkan Fatayat NU di semua tingkatan baik Ranting, PAC dan PC dapat memahami Aturan Dasar dan Aturan Rumah Tangga Fatayat NU, sehingga dapat menjalankan roda organisasi sesuai aturan demi tercapainya organisasi yang tertib dan professional. Selain itu, dapat menjalin sinergitas program dari atas hingga bawah. Dan bagi Pimpinan Cabang sendiri dengan Turba ini sekaligus dapat mengetahui kondisi dan potensi Fatayat dibawahnya, sehingga dengan mudah memetakan masing-masing potensi yang dimiliki ranting untuk kemudian mengupayakan bagaimana mengembangkan masing-masing potensi tersebut. Kontributor : Rafi'a

Published by : Aminuddin